Postingan

Menampilkan postingan dengan label psikologi

Mendidik Anak yang Peduli

Gambar
"What is moral is what you feel good after and  what is immoral is what you feel bad after" Ernest Hemingway Mendidik anak yang bermoral menurut saya sama pentingnya dengan membuat mereka pintar dan berprestasi. Bahkan mungkin lebih penting. Pengalaman saya di HR mengajarkan saya bahwa karyawan seringkali direkrut karena kapasitas intelektual atau keahlian mereka dan dipecat karena sikap mereka. Apa jadinya jika anak-anak hanya dijejali dengan ribuan pengetahuan tetapi tidak peduli dengan orang lain? Bagaimana jika mereka dewasa nanti? Perkembangan anak tidak hanya soal perkembangan fisik dan kognitif, tetapi juga sosioemosional. Lawrence Kohlberg, seorang psikolog yang terkenal dengan teori perkembangan moralnya, berpendapat bahwa konsep kunci untuk memahami perkembangan moral adalah internalisasi. Internalisasi adalah perubahan perkembangan dari perilaku yang dikendalikan secara eksternal menjadi perilaku yang dikendalikan secara internal. Eksternal di sini dapat be...

Hyperthymesia, Reliving The Past

Gambar
Kata amnesia mungkin sudah sangat familiar bagi kebanyakan orang, terlebih lagi didukung oleh sejumlah sinetron atau drama yang mengisahkan kasus amnesia (walau sebenarnya tidak terjadi semudah akibat pukulan di kepala, dan jarang sekali mengakibatkan orang melupakan jati dirinya). Kalau dalam kasus amnesia, si penderita kesulitan mengakses memori masa lalunya, berbeda halnya dengan kasus hyperthymesia. Hyperthymesia atau autobiographical memory, atau ada juga yang menyebutnya hyperthymestic syndrome diambil dari kata Yunani, "thymesis" artinya mengingat (Parker, Cahill, & McGaugh, 2006) dan merupakan kasus yang sangat jarang terjadi. Terdapat dua kasus yang terdokumentasikan dalam jurnal penelitian. Dalam kedua kasus tersebut, para subjek (masing-masing dirujuk sebagai "AJ" dan "HK") menunjukkan kemampuan untuk mengingat kembali dengan sangat rinci tentang peristiwa-peristiwa dalam kehidupan mereka. Ingatan mereka sangat mendetail dari hari & ta...

Culture Shock: Shock Karena Bertemu Budaya yang Berbeda

Gambar
Beberapa minggu yang lalu, seorang teman meminta saya membantunya mereview sebuah jurnal tentang culture shock. Saya sendiri tidak familiar dengan istilah ini. Walau demikian, saya anggap ini adalah suatu tantangan baru buat saya. Belajar sekaligus membantu teman. Berikut ini adalah hasil pembelajaran saya dari beberapa literatur. Pertama-tama, kita mulai dari definisi dulu. Apa sih yang dimaksud dengan culture shock? Ketika kita mengatakan bahwa kita 'shock' akan suatu hal, maksudnya kita tidak menyangka bahwa hal tersebut akan datang dan kita tidak siap dengan sesuatu yang baru itu. Begitu pula dengan 'shock' budaya. Bayangkan kita datang di suatu tempat yang sama sekali belum pernah kita kunjungi di benua lain. Mereka punya jenis makanan, cara bersosialisasi, dan cara berpakaian yang berbeda dengan kita. Lalu Anda harus tinggal di tempat itu selama beberapa waktu. Beberapa orang tentunya akan mengalami shock pada awalnya. Inilah yang dimaksud dengan culture sho...

Tuliskanlah Kata "Cinta" Ketika Penggalangan Dana

Gambar
Ini serius! Ternyata sebuah kata dapat memiliki efek terhadap perilaku altruistik*) seseorang. Seperti yang kita ketahui, terdapat banyak cara yang digunakan orang untuk mendapatkan simpati orang lain saat ingin menggalang dana, ada yang mengadakan konser, ada yang datang dari rumah ke rumah, ada juga yang menaruh kotak di pinggir jalan. Ada yang menggunakan kata-kata verbal, ada juga yang menggunakan perilaku nonverbal seperti tersenyum atau menatap. Terkait dengan hal tersebut, dua orang peneliti dari universitas di Perancis yaitu Gueguen dan Lamy (2011) melakukan sebuah eksperimen dengan menggunakan kata "Loving" atau "Mencintai" sebagai bagian dari kata-kata yang dituliskan pada sebuah kotak amal. Mereka menaruh kotak-kotak penggalangan dana di dekat mesin kasir pada 14 toko roti. Kotak-kotak itu bertuliskan pesan yang menjelaskan adanya proyek kemanusiaan untuk anak-anak Afrika yang dilakukan oleh para mahasiswa pada baris pertama. Kemudian di baris bawa...

Rayuan Gombal Saja Tak Cukup

Gambar
Janji-janji adalah bagian dari kehidupan kita sehari-hari. Tak terkecuali dalam kehidupan percintaan. Sayangnya, orang seringkali gagal untuk memenuhi janji yang mereka ucapkan kepada pasangan mereka. Anda dapat menyenangkan pasangan saat Anda mengatakan apa yang ingin Anda lakukan, tetapi Anda juga dapat membuat pasangan kecewa di kemudian hari. Hal tersebut menjadi perhatian Peneliti dari Wilfrid Laurier University, Johanna Peetz dan Lara Kammrath, yang meneliti mengapa orang membuat janji dan mengapa mereka melanggar janji dalam hubungan romantis. Mereka kemudian melakukan serangkaian studi. Pada studi pertama,mereka meneliti apakah orang cenderung untuk terlalu optimis ketika membuat janji kepada pasangan, dan bagaimana perasaan positif berhubungan dengan janji-janji serta tindakan untuk memenuhinya. Dalam studi ini, peserta berjanji untuk melakukan tiga perilaku untuk pasangan mereka yang akan memperbaiki konflik dalam hubungan mereka sekarang. Peserta juga diminta untuk mengi...

Cara Baru Dalam Diagnosis Autisme

Gambar
Sudah lama sekali penulis tidak menyumbangkan artikel di blog ini. Hari ini bertepatan dengan World Autism Awareness Day , penulis merasa perlu untuk menerbitkan sebuah artikel tentang autisme . Seperti biasa, kali ini pun penulis mengupas sebuah penelitian tentang autisme yang berbasis biologis. Selama ini autisme didiagnosis dengan menggunakan pendekatan behavioral atau perilaku. Para pakar klinis mengukur spektrum autisme dengan melihat munculnya perilaku autistik dengan tingkat keparahannya. Hal tersebut seperti yang diukur melalui Autism Spectrum Quotient (AQ). AQ dikembangkan oleh Peneliti Inggris Dr Simon Baron-Cohen, dan terdiri atas 50 pernyataan yang berhubungan dengan perilaku tipikal autisme, seperti kesulitan berinteraksi sosial, berkomunikasi, keterampilan motor, pemrosesan sensoris dan kecenderungan melakukan suatu perilaku berulang-ulang. Terdapat sebuah cara untuk mendiagnosis autisme selain dengan pendekatan behavioral, yaitu  secara biologis dengan melihat pe...

Banyak Uang = Bahagia, Benarkah?

Gambar
Apakah uang bisa membuat saya bahagia? Pertanyaan klasik dan populer tersebut telah menjadi perhatian peneliti dalam berbagai bidang. Diener, Ng, Harter, dan Arora (2010) termasuk di antaranya. Penelitian mereka mengambil sampel di seluruh dunia melalui Gallup World Poll tahun 2005-2006. Terdapat 132 negara yang terlibat (termasuk Indonesia) dalam poling tersebut dan ukuran sampel yang terlibat dalam penelitian ini adalah 136.839 responden berusia 15 tahun ke atas. Setiap negara rata-rata diwakili oleh 1.061 responden. Variabel penelitian yang terlibat yaitu kesejahteraan subjektif (referensi kata yang lebih sering digunakan untuk menggambarkan kebahagiaan dalam penelitian-penelitian ilmiah) dan Kemakmuran. Kesejahteraan subjektif dibedakan atas evaluasi hidup (penilaian reflektif tentang kehidupan individu dibandingkan dengan yang diharapkan oleh individu tersebut) dan perasaan (positif dan negatif), sementara kemakmuran dibagi atas kemakmuran ekonomi dan kemakmuran sosial psikol...

Sisi Psikologis Sebuah Cerita

Gambar
Beberapa minggu lalu, saya menonton sebuah film produksi Disney: Bedtime Stories . Film tersebut bercerita tentang seorang teknisi hotel yang kurang beruntung - Skeeter Bronson (Adam Sandler) yang hidupnya berubah ketika cerita-cerita sebelum tidur yang ia sampaikan kepada keponakannya menjadi kenyataan dengan cara yang misterius. Ketika Ia menceritakan cerita-cerita aneh kepada keponakan yang dititipkan padanya, tambahan cerita oleh keponakannya yang tak disangka-sangka pada bagian-bagian cerita, berubah menjadi kenyataan dalam hidup Steeker di "dunia nyata". Film tersebut mungkin tidak akan terjadi pada dunia kita, walau kita memang kadang bercerita tentang kehidupan kita sendiri atau menyukai cerita yang mirip dengan kehidupan kita. Sewaktu kita kecil, kita berharap cerita-cerita indah menjadi nyata (dengan berkhayal menjadi putri dalam dongeng atau ksatria pembela kebanaran), atau orang tua mengajarkan kita kebaikan dari cerita-cerita rakyat yang disampaikan. Pada posti...

Mengapa Remaja Terlibat Tindak Kriminal?

Gambar
Banyak alasan mengapa orang terlibat tindak kriminal. Di negara-negara berkembang, faktor ekonomi menjadi alasan terkuat. Bagi remaja, proses pencarian jati diri bisa menjadi faktor pendukung. Tahukah Anda bahwa ada alasan unik lain? Timothy Brezina dan Volkan Topali dari Georgia State University Criminal Justice dan ekonom Erdal Tekin berpendapat bahwa semakin tinggi kecenderungan remaja berpikir bahwa mereka akan mati muda, makin tinggi pula kecenderungan mereka untuk terlibat dalam aktivitas kriminal dan kekerasan. Mereka menjelaskan bahwa meskipun kriminal muda menyadari resiko cedera, kematian, atau hukuman, kemungkinan rentang hidup yang lebih pendek mendorong mereka untuk berfokus pada "di sini dan sekarang" (here and now). Oleh karena itu, mereka cenderung terlibat aksi kriminal jika berpikir mereka akan mati. Hal ini bertentangan dengan apa yang selama ini dipikirkan orang bahwa kebanyakan orang yang berpikir bahwa dia akan mati akan depresi dan tidak akan melakukan...

Gelotophilia dan Katagelasticism: Senang Ditertawakan dan Menertawakan

Gambar
Pada postingan Desember lalu , saya pernah berjanji untuk memberikan penjelasan tentang gelotophilia (senang ditertawakan) dan katagelasticism (senang menertawakan). Nah, sekarang tiba saatnya untuk memenuhi janji tersebut. Sebenarnya agak sulit juga mendapatkan jurnal ilmiahnya berhubung konsep ini masih tergolong sangat baru. Tapi, tidak ada yang tidak mungkin kalau kita berusaha kan. Here we go.... Gelotophilia Kalau orang dengan gelotophobia menganggap bahwa tertawaan orang lain merupakan senjata untuk menjatuhkan mereka, maka pada gelotophilia, seseorang justru secara berlebihan merasa senang ditertawakan oleh orang lain. Secara umum, kita dapat melihat bahwa gelotophilia ini adalah kebalikan dari gelotophobia. Gelotophiles (orang dengan gelotophilia) mencari situasi di mana mereka dapat membuat orang lain menertawakan mereka. Mungkin kita akan langsung menghubungkannya dengan orang senang membuat lelucon dan cerita lucu di depan penonton yang mereka ketahui atau tidak keta...

Buka-Bukaan di Dunia Maya

Gambar
Di era digital seperti ini, semakin banyak orang yang menggunakan situs jejaring sosial,seperti Facebook, MySpace, Twitter, dsb. Situs-situs tersebut memiliki jutaan pengguna di seluruh dunia dan dengan rentang usia yang beragam. Para pengguna situs membangun dan mempertahankan hubungan di dunia maya. Dalam membangun itu, para pengguna menyediakan informasi pribadi pada profil mereka. Seberapa banyak yang masih berada dalam ranah privasi mereka, seberapa banyak yang diungkap, seberapa akuratkah informasi yang diberikan. Beberapa pakar mencoba meneliti hubungan para pengguna melalui informasi yang mereka sediakan kepada pengguna lain di internet. Paradoks privasi Para pengguna internet sering menyatakan bahwa mereka khawatir dengan privasi mereka, namun sering mengungkap detil informasi pribadinya pada profil mereka. Penelitian Gross dan Acquisti pada tahun 2005 menemukan bahwa dari 4000 siswa pengguna Facebook, hanya sebagian kecil yang mengubah pengaturan privasi awal. Penelitian tahu...

Lost of Love: Tips Menghadapi Kehilangan

Gambar
Kehilangan merupakan bagian menyedihkan dalam perjalanan hidup seseorang. Kehilangan bisa dialami oleh siapa saja. Bencana alam, penyakit, atau kecelakaan lain dapat merenggut orang yang kita kasihi dari sisi kita. Georgia Witkins dari The Stress Program, membagikan "resep" kepada kita untuk membantu teman atau orang di sekitar kita yang menghadapi kehilangan. Membantu orang lain Jika seorang teman kehilangan anggota keluarga atau kerabat, kita dapat membantunya dengan cara-cara berikut: 1. Biarkan dia merumuskan sendiri pilihan-pilihannya . Jangan membuatnya kewalahan dengan saran-saran Anda atau mengancam rasa percaya dirinya. 2. Jangan menyangkal duka cita dan kehilangannya . Mencoba mengingatkan dia bahwa orang yang dia tangisi pernah menjalani kehidupan yang menyenangkan, atau meninggal tanpa penderitaan, tidak akan menolong menghilangkan perasaan cemas karena perpisahan yang dia rasakan, dan justru bisa membuatnya merasa bersalah karena memikirkan diri sendiri. 3. Janga...

Gelotophobia: Ketika Tawa berubah jadi Lara

Gambar
Apakah Anda menghindari situasi sosial karena takut ditertawakan atau diejek? Apakah Anda khawatir kalau orang berpikir Anda tidak terlibat bersahabat dengan mereka atau berpkir kalau Anda tidak punya rasa humor? Apakah Anda sulit mengetahui apa yang harus dikatakan pada orang lain dengan cara yang natural? Seperti ingin mengatakan sesuatu tetapi momennya sudah berlalu sebelum Anda mengatakannya, kemudian itu membuat anda tampak konyol? Apakah ANda memiliki harga diri yang rendah karena perasaan tidak kompeten dalam situasi sosial? Ketika orang sedang berbicara atau tertawa, apakah badan Anda terasa tegang, yang kemudian membuat tubuh Anda membatu dan kaku, bukannya natural dan relaks? Apakah Anda berpikir bahwa Anda bukanlah orang yang spontan dan tidak mengalami banyak momen menyenangkan dalam kehidupan sehari-hari Anda? Apakah Anda khawatir terlihat konyol di hadapan orang lain? Setelah menghadiri suatu acara sosial, apakah Anda khawatir akan penampilan Anda di hadapan orang...

Eksperimen-Eksperimen Klasik yang Menarik Perhatianku

Gambar
Ketika saya menjelajahi website-website psikologi, saya menemukan sebuah tulisan menarik Mungkin karena saya jarang membaca hasil penelitian eksperimen, beberapa eksperimen yang dipaparkan di tulisan tersebut belum pernah terdengar sebelumnya. Berikut ini adalah hasil penjelajahanku: 1. Bystander apathy (eksperimen Darley & Latane, 1968) Terinspirasi dari pembunuhan Kitty Genovese yang dibunuh didekat apartemennya sendiri dan tidak mendapat pertolongan yang responsif dari para tetangga, Darley & Latane merancang sebuah eksperimen untuk menguji fenomena bystander effect. Dalam psikologi sosial, bystander effect merujuk pada terhambatnya perilaku menolong orang lain karena adanya kehadiran banyak orang lain di sekitarnya. Partisipan eksperimen diundang ke laboratorium setelah sebelumnya diberi tahu bahwa mereka mengikuti sebuah diskusi tentang "masalah pribadi". Partisipan berbicara dengan sejumlah partisipan lain yang tidak diketahui, yang bervariasi antara s...