Atmosfir dan Air tidak berasal dari Bumi: Fakta Berbicara
Science Daily-- Gas yang membentuk atmosfir bumi dan mungkin juga Samuderanya, tidak berasal dari dalam bumi tetapi dari luar angkasa. Hal tersebut diungkap melalui sebuah studi yang dilakukan oleh ilmuwan dari University of Manchester dan University of Houston. Laporan tersebut dipublikasikan di jurnal Science, yang berarti bahwa buku teks di mana Bumi kuno dengan gunung-gunung berapi besar yang menyemburkan gas ke atmosfir akan ditinjau ulang. Menurut tim peneliti, pandangan kuno bahwa gunung berapi merupakan sumber dari atmosfir bumi dulu harus ditinggalkan.Dengan menggunakan teknik analisis mutakhir, tim yang beranggotakan Dr Greg Holland, Dr Martin Cassidy dan Professor Chris Ballentine menguji gas vulkanik untuk mengungkap fakta baru. Penelitian ini didanai oleh Natural Environment Research Council (NERC). "Kami menemukan sebuah tanda meteorit yang jelas di gas-gas vulkanik, kata pimpinan proyek Dr Greg Holland. "Dari penemuan tersebut kami tahu bahwa gas vulkanik tidak...