Postingan

Menampilkan postingan dengan label Review

Hyperthymesia, Reliving The Past

Gambar
Kata amnesia mungkin sudah sangat familiar bagi kebanyakan orang, terlebih lagi didukung oleh sejumlah sinetron atau drama yang mengisahkan kasus amnesia (walau sebenarnya tidak terjadi semudah akibat pukulan di kepala, dan jarang sekali mengakibatkan orang melupakan jati dirinya). Kalau dalam kasus amnesia, si penderita kesulitan mengakses memori masa lalunya, berbeda halnya dengan kasus hyperthymesia. Hyperthymesia atau autobiographical memory, atau ada juga yang menyebutnya hyperthymestic syndrome diambil dari kata Yunani, "thymesis" artinya mengingat (Parker, Cahill, & McGaugh, 2006) dan merupakan kasus yang sangat jarang terjadi. Terdapat dua kasus yang terdokumentasikan dalam jurnal penelitian. Dalam kedua kasus tersebut, para subjek (masing-masing dirujuk sebagai "AJ" dan "HK") menunjukkan kemampuan untuk mengingat kembali dengan sangat rinci tentang peristiwa-peristiwa dalam kehidupan mereka. Ingatan mereka sangat mendetail dari hari & ta...

Tuliskanlah Kata "Cinta" Ketika Penggalangan Dana

Gambar
Ini serius! Ternyata sebuah kata dapat memiliki efek terhadap perilaku altruistik*) seseorang. Seperti yang kita ketahui, terdapat banyak cara yang digunakan orang untuk mendapatkan simpati orang lain saat ingin menggalang dana, ada yang mengadakan konser, ada yang datang dari rumah ke rumah, ada juga yang menaruh kotak di pinggir jalan. Ada yang menggunakan kata-kata verbal, ada juga yang menggunakan perilaku nonverbal seperti tersenyum atau menatap. Terkait dengan hal tersebut, dua orang peneliti dari universitas di Perancis yaitu Gueguen dan Lamy (2011) melakukan sebuah eksperimen dengan menggunakan kata "Loving" atau "Mencintai" sebagai bagian dari kata-kata yang dituliskan pada sebuah kotak amal. Mereka menaruh kotak-kotak penggalangan dana di dekat mesin kasir pada 14 toko roti. Kotak-kotak itu bertuliskan pesan yang menjelaskan adanya proyek kemanusiaan untuk anak-anak Afrika yang dilakukan oleh para mahasiswa pada baris pertama. Kemudian di baris bawa...

Rayuan Gombal Saja Tak Cukup

Gambar
Janji-janji adalah bagian dari kehidupan kita sehari-hari. Tak terkecuali dalam kehidupan percintaan. Sayangnya, orang seringkali gagal untuk memenuhi janji yang mereka ucapkan kepada pasangan mereka. Anda dapat menyenangkan pasangan saat Anda mengatakan apa yang ingin Anda lakukan, tetapi Anda juga dapat membuat pasangan kecewa di kemudian hari. Hal tersebut menjadi perhatian Peneliti dari Wilfrid Laurier University, Johanna Peetz dan Lara Kammrath, yang meneliti mengapa orang membuat janji dan mengapa mereka melanggar janji dalam hubungan romantis. Mereka kemudian melakukan serangkaian studi. Pada studi pertama,mereka meneliti apakah orang cenderung untuk terlalu optimis ketika membuat janji kepada pasangan, dan bagaimana perasaan positif berhubungan dengan janji-janji serta tindakan untuk memenuhinya. Dalam studi ini, peserta berjanji untuk melakukan tiga perilaku untuk pasangan mereka yang akan memperbaiki konflik dalam hubungan mereka sekarang. Peserta juga diminta untuk mengi...

Cara Baru Dalam Diagnosis Autisme

Gambar
Sudah lama sekali penulis tidak menyumbangkan artikel di blog ini. Hari ini bertepatan dengan World Autism Awareness Day , penulis merasa perlu untuk menerbitkan sebuah artikel tentang autisme . Seperti biasa, kali ini pun penulis mengupas sebuah penelitian tentang autisme yang berbasis biologis. Selama ini autisme didiagnosis dengan menggunakan pendekatan behavioral atau perilaku. Para pakar klinis mengukur spektrum autisme dengan melihat munculnya perilaku autistik dengan tingkat keparahannya. Hal tersebut seperti yang diukur melalui Autism Spectrum Quotient (AQ). AQ dikembangkan oleh Peneliti Inggris Dr Simon Baron-Cohen, dan terdiri atas 50 pernyataan yang berhubungan dengan perilaku tipikal autisme, seperti kesulitan berinteraksi sosial, berkomunikasi, keterampilan motor, pemrosesan sensoris dan kecenderungan melakukan suatu perilaku berulang-ulang. Terdapat sebuah cara untuk mendiagnosis autisme selain dengan pendekatan behavioral, yaitu  secara biologis dengan melihat pe...

Banyak Uang = Bahagia, Benarkah?

Gambar
Apakah uang bisa membuat saya bahagia? Pertanyaan klasik dan populer tersebut telah menjadi perhatian peneliti dalam berbagai bidang. Diener, Ng, Harter, dan Arora (2010) termasuk di antaranya. Penelitian mereka mengambil sampel di seluruh dunia melalui Gallup World Poll tahun 2005-2006. Terdapat 132 negara yang terlibat (termasuk Indonesia) dalam poling tersebut dan ukuran sampel yang terlibat dalam penelitian ini adalah 136.839 responden berusia 15 tahun ke atas. Setiap negara rata-rata diwakili oleh 1.061 responden. Variabel penelitian yang terlibat yaitu kesejahteraan subjektif (referensi kata yang lebih sering digunakan untuk menggambarkan kebahagiaan dalam penelitian-penelitian ilmiah) dan Kemakmuran. Kesejahteraan subjektif dibedakan atas evaluasi hidup (penilaian reflektif tentang kehidupan individu dibandingkan dengan yang diharapkan oleh individu tersebut) dan perasaan (positif dan negatif), sementara kemakmuran dibagi atas kemakmuran ekonomi dan kemakmuran sosial psikol...

Sisi Psikologis Sebuah Cerita

Gambar
Beberapa minggu lalu, saya menonton sebuah film produksi Disney: Bedtime Stories . Film tersebut bercerita tentang seorang teknisi hotel yang kurang beruntung - Skeeter Bronson (Adam Sandler) yang hidupnya berubah ketika cerita-cerita sebelum tidur yang ia sampaikan kepada keponakannya menjadi kenyataan dengan cara yang misterius. Ketika Ia menceritakan cerita-cerita aneh kepada keponakan yang dititipkan padanya, tambahan cerita oleh keponakannya yang tak disangka-sangka pada bagian-bagian cerita, berubah menjadi kenyataan dalam hidup Steeker di "dunia nyata". Film tersebut mungkin tidak akan terjadi pada dunia kita, walau kita memang kadang bercerita tentang kehidupan kita sendiri atau menyukai cerita yang mirip dengan kehidupan kita. Sewaktu kita kecil, kita berharap cerita-cerita indah menjadi nyata (dengan berkhayal menjadi putri dalam dongeng atau ksatria pembela kebanaran), atau orang tua mengajarkan kita kebaikan dari cerita-cerita rakyat yang disampaikan. Pada posti...

Mengapa Remaja Terlibat Tindak Kriminal?

Gambar
Banyak alasan mengapa orang terlibat tindak kriminal. Di negara-negara berkembang, faktor ekonomi menjadi alasan terkuat. Bagi remaja, proses pencarian jati diri bisa menjadi faktor pendukung. Tahukah Anda bahwa ada alasan unik lain? Timothy Brezina dan Volkan Topali dari Georgia State University Criminal Justice dan ekonom Erdal Tekin berpendapat bahwa semakin tinggi kecenderungan remaja berpikir bahwa mereka akan mati muda, makin tinggi pula kecenderungan mereka untuk terlibat dalam aktivitas kriminal dan kekerasan. Mereka menjelaskan bahwa meskipun kriminal muda menyadari resiko cedera, kematian, atau hukuman, kemungkinan rentang hidup yang lebih pendek mendorong mereka untuk berfokus pada "di sini dan sekarang" (here and now). Oleh karena itu, mereka cenderung terlibat aksi kriminal jika berpikir mereka akan mati. Hal ini bertentangan dengan apa yang selama ini dipikirkan orang bahwa kebanyakan orang yang berpikir bahwa dia akan mati akan depresi dan tidak akan melakukan...

Gelotophilia dan Katagelasticism: Senang Ditertawakan dan Menertawakan

Gambar
Pada postingan Desember lalu , saya pernah berjanji untuk memberikan penjelasan tentang gelotophilia (senang ditertawakan) dan katagelasticism (senang menertawakan). Nah, sekarang tiba saatnya untuk memenuhi janji tersebut. Sebenarnya agak sulit juga mendapatkan jurnal ilmiahnya berhubung konsep ini masih tergolong sangat baru. Tapi, tidak ada yang tidak mungkin kalau kita berusaha kan. Here we go.... Gelotophilia Kalau orang dengan gelotophobia menganggap bahwa tertawaan orang lain merupakan senjata untuk menjatuhkan mereka, maka pada gelotophilia, seseorang justru secara berlebihan merasa senang ditertawakan oleh orang lain. Secara umum, kita dapat melihat bahwa gelotophilia ini adalah kebalikan dari gelotophobia. Gelotophiles (orang dengan gelotophilia) mencari situasi di mana mereka dapat membuat orang lain menertawakan mereka. Mungkin kita akan langsung menghubungkannya dengan orang senang membuat lelucon dan cerita lucu di depan penonton yang mereka ketahui atau tidak keta...

Buka-Bukaan di Dunia Maya

Gambar
Di era digital seperti ini, semakin banyak orang yang menggunakan situs jejaring sosial,seperti Facebook, MySpace, Twitter, dsb. Situs-situs tersebut memiliki jutaan pengguna di seluruh dunia dan dengan rentang usia yang beragam. Para pengguna situs membangun dan mempertahankan hubungan di dunia maya. Dalam membangun itu, para pengguna menyediakan informasi pribadi pada profil mereka. Seberapa banyak yang masih berada dalam ranah privasi mereka, seberapa banyak yang diungkap, seberapa akuratkah informasi yang diberikan. Beberapa pakar mencoba meneliti hubungan para pengguna melalui informasi yang mereka sediakan kepada pengguna lain di internet. Paradoks privasi Para pengguna internet sering menyatakan bahwa mereka khawatir dengan privasi mereka, namun sering mengungkap detil informasi pribadinya pada profil mereka. Penelitian Gross dan Acquisti pada tahun 2005 menemukan bahwa dari 4000 siswa pengguna Facebook, hanya sebagian kecil yang mengubah pengaturan privasi awal. Penelitian tahu...

Gelotophobia: Ketika Tawa berubah jadi Lara

Gambar
Apakah Anda menghindari situasi sosial karena takut ditertawakan atau diejek? Apakah Anda khawatir kalau orang berpikir Anda tidak terlibat bersahabat dengan mereka atau berpkir kalau Anda tidak punya rasa humor? Apakah Anda sulit mengetahui apa yang harus dikatakan pada orang lain dengan cara yang natural? Seperti ingin mengatakan sesuatu tetapi momennya sudah berlalu sebelum Anda mengatakannya, kemudian itu membuat anda tampak konyol? Apakah ANda memiliki harga diri yang rendah karena perasaan tidak kompeten dalam situasi sosial? Ketika orang sedang berbicara atau tertawa, apakah badan Anda terasa tegang, yang kemudian membuat tubuh Anda membatu dan kaku, bukannya natural dan relaks? Apakah Anda berpikir bahwa Anda bukanlah orang yang spontan dan tidak mengalami banyak momen menyenangkan dalam kehidupan sehari-hari Anda? Apakah Anda khawatir terlihat konyol di hadapan orang lain? Setelah menghadiri suatu acara sosial, apakah Anda khawatir akan penampilan Anda di hadapan orang...

Eksperimen-Eksperimen Klasik yang Menarik Perhatianku

Gambar
Ketika saya menjelajahi website-website psikologi, saya menemukan sebuah tulisan menarik Mungkin karena saya jarang membaca hasil penelitian eksperimen, beberapa eksperimen yang dipaparkan di tulisan tersebut belum pernah terdengar sebelumnya. Berikut ini adalah hasil penjelajahanku: 1. Bystander apathy (eksperimen Darley & Latane, 1968) Terinspirasi dari pembunuhan Kitty Genovese yang dibunuh didekat apartemennya sendiri dan tidak mendapat pertolongan yang responsif dari para tetangga, Darley & Latane merancang sebuah eksperimen untuk menguji fenomena bystander effect. Dalam psikologi sosial, bystander effect merujuk pada terhambatnya perilaku menolong orang lain karena adanya kehadiran banyak orang lain di sekitarnya. Partisipan eksperimen diundang ke laboratorium setelah sebelumnya diberi tahu bahwa mereka mengikuti sebuah diskusi tentang "masalah pribadi". Partisipan berbicara dengan sejumlah partisipan lain yang tidak diketahui, yang bervariasi antara s...

Cemas, Nyeri, dan Ketidakmampuan

Gambar
Sebuah hasil studi menyebutkan bahwa kecemasan berhubungan dengan rasa nyeri, kondisi emosional yang buruk dan disabilitas pada pasien dengan nyeri kronik. Kecemasan merupakan prediktor terkuat terhadap timbulnya depresi, disabilitas, dan kunjungan ke dokter. Studi tersebut dilakukan pada 125 pasien dewasa. Mereka diminta untuk mengisi kuesioner untuk menilai rasa cemas terhadap nyeri, penerimaan mereka terhadap rasa nyeri yang dialami, norma-norma yang mereka anut, dan tingkat kesadaran mereka terhadap rasa nyeri. Durasi medan rasa nyeri yang dialami pasien adalah 96 bulan. Penyakit yang paling sering diderita adalah nyeri muskuloskeletal non spesifik (35,4%), fibromialgia(30,2%), kegagalan operasi lumbar (12,9%), sindroma nyeri regional kompleks (6%), dan lainnya (15,5%). Para peneliti juga mengevaluasi peran dari 3 mekanisme penanggulangan rasa cemas, yaitu: penerimaan terhadap rasa nyeri, kesadaran diri terhadap rasa nyeri dan perilaku berdasarkan norma-norma Mekanisme tersebut ter...

Dokter yang empatik bikin pasien cepat sembuh

Gambar
Tahukah Anda kalau pasien yang dilayani oleh dokter yang empatik sembuh lebih cepat dari sakitnya? Sebuah penelitian yang dilakukan terhadap pasien flu mengungkap bahwa pasien yang ditangani oleh dokter yang empatik lebih cepat sembuh. Durasi dan tingkat keparahan flu cenderung berkurang. Durasi penyakit berkurang sekitar 0,91 hari dan tingkat keparahan bekurang 16%. Pasien-pasien klinik diminta mengisi kuesioner -The Consultation and Relational empathy (CARE) yang dirancang untuk mengukur empati dari sudut pandang pasien. Pasien mengisi kuesioner segera setelah dikunjungi oleh seorang dokter. CARE mengukur 10 area konsultasi untuk melihat apakah dokter: (1) membuat mereka merasa tentram, (2) mengijinkan mereka untuk "menceritakan cerita mereka", (3) benar-benar mendengarkan, (4) tertarik kepada mereka sebagai orang seutuhnya, (5) sepenuhnya mengerti kekhawatiran mereka (6) menunjukkan perhatian, (7) positif, (8) menerangkan dengan jelas, (9)membantu mereka untuk mengontrol p...

Awas Bising!

Gambar
Pernah nggak membayangkan kalau Anda tinggal di dekat bandara. Setiap hari mendengar deru pesawat terbang, nggak cuma satu atau dua kali, tetapi bisa berkali-kali dalam sehari. Buat kita yang hanya ke bandara untuk travelling saja, kadang-kadang rasa bisingnya udah mengganggu, apalagi kalau setiap hari. Nah, ternyata kebisingan itu bukan cuma nggak enak di kuping, tetapi juga punya dampak besar. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Stansfeld, dkk (2005) menemukan bahwa kebisingan dapat mempengaruhi kognisi dan kesehatan. Studi tersebut merupakan studi lintas negara yang dilakukan pada 2844 anak-anak yang berada di 89 sekolah di Belanda, Spanyol, dan Inggris dan berumur 9 – 10 tahun. Mereka berasal dari sekolah-sekolah di dekat Schipol, Barajas, dan Heathrow (bandara-bandara di Belanda, Spanyol, dan Inggris). Berdasarkan penelitian tersebut, pemamparan kebisingan pesawat terbang kronis berhubungan dengan gangguan dalam pemahaman membaca. Selain itu, pemaparan kebisingan pesawat terbang...

Cari Sensasi!

Gambar
"Ah, cuma cari sensasi!" Kalau kebanyakan kalimat ini Anda dengar dari infotainment dan hanya berlaku untuk selebriti (atau yang sok jadi selebriti), Anda bisa jadi salah. Pencarian sensasi bukan hanya untuk ajang kepopuleran. Sebagian orang merasakan kebutuhan untuk mencari sensasi, bukan hanya untuk dilirik orang lain, tapi semata-mata untuk memuaskan hasrat diri sendiri. Dalam beberapa penelitian, pencarian sensasi juga dikaitkan dengan keterlibatan dalam olahraga yang beresiko tinggi, perilaku mengemudi sambil mabuk atau kebut-kebutan di jalan (hayoo, siapa yang suka balap liar di jalan???), kesukaan pada makanan yang tidak familiar, bahkan sampai keterlibatan dalam agresi fisik maupun verbal. Pencarian sensasi juga ternyata mempunyai bentuk yang impulsif dan antisosial. Sebagian orang bisa bertindak agresif dan menyerang orang lain, serta melanggar aturan untuk mencari sensasi, bukan demi orang lain loh, tapi untuk diri sendiri. Sensasional atau irasional? Bagi kebanyak...